“Kami berharap PEMA tidak hanya menjadi penggerak ekonomi Aceh, tetapi juga menjadi model perusahaan daerah yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan”
Post Views: 265

“Kami berharap PEMA tidak hanya menjadi penggerak ekonomi Aceh, tetapi juga menjadi model perusahaan daerah yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan”

BANDA ACEH – Mengawali hari kerja pasca libur Idulfitri 1447 H, PT Pembangunan Aceh (PEMA) menggelar kegiatan Halalbihalal yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim di Kantor Pusat PT PEMA, Selasa (31/03/2026). Acara ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menandai dimulainya fase akselerasi kinerja perusahaan.
Direktur Utama PT Pembangunan Aceh, Mawardi Nur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2025 telah menjadi fase krusial bagi penguatan fundamental perusahaan. Fokus manajemen pada tahun sebelumnya adalah pembenahan internal, perbaikan tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta penajaman arah portofolio bisnis agar lebih terukur dan berkelanjutan.
“Memasuki tahun 2026, fokus kami adalah optimalisasi dan akselerasi kinerja. Kami bertekad meningkatkan pendapatan perusahaan melalui pemanfaatan maksimal atas fondasi yang telah dibangun pada tahun sebelumnya,” ujar Mawardi Nur di hadapan para undangan.
Mawardi Nur merinci berbagai langkah strategis yang terus dijalankan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah tersebut meliputi pengembangan perdagangan kopi, peningkatan nilai komoditas sulfur, optimalisasi trading ikan, penjajakan potensi energi baru, serta penguatan pendapatan di kawasan KEK Arun.
“PT Pembangunan Aceh terus tumbuh dan berkembang berkat dukungan dan sinergi dari Bapak dan Ibu sekalian. Kami terus mendorong kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan efisiensi dan produktiverti di seluruh lini bisnis,” tambahnya.
Acara Halal Bihalal ini turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Aceh, termasuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Pimpinan DPRA, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), serta jajaran kepala dinas dan biro terkait. Hadir pula perwakilan dari sektor perbankan dan keuangan seperti BSI Aceh, Bank Aceh Syariah, dan BPRS Mustaqim Aceh, dan tamu undangan lainnya.
Selain aspek bisnis dan kinerja, momen Halal Bihalal ini juga digunakan sebagai ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan sebagai keluarga besar PT Pembangunan Aceh (PEMA). Perusahaan juga menunjukkan kepedulian sosial dengan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim yang turut hadir.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial kita. Semoga santunan yang diberikan dapat membawa manfaat, kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka dan kita semua,” tutur Mawardi Nur.
Menutup sambutannya, Direktur Utama mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi demi kejayaan perusahaan dan daerah, sekaligus menyampaikan permintaan maaf lahir dan batin.
BANDA ACEH – Dalam upaya memperkenalkan hasil produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemerintah Provinsi Aceh telah menyediakan galeri Aceh UMKM Mandiri Berkah yang

Project Manajer PEMA-LAMI KSO, Reza Irwanda (kiri) dan Kepala Operasional PEMA-LAMI KSO Eko Wahyudi (kanan) Banda Aceh – Ditengah isu penanaman hasil panen sektor perikanan
BANDA ACEH – PT Pembangunan Aceh (PEMA) yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Bisnis, Edwar Salim menghadiri forum tahunan AGASID 2023 atau Aceh Gayo Suistanable Investment

BANDA ACEH – Tim Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) DPR Aceh, terus melangkah dalam menggali rangkaian fakta dan konsideran, dengan melakukan hearing

